Adakah Ini ‘kan Berakhir?

12 Nov 2009

ironis, miris dan memprihatinkan

inikah bumi yang selama ini aku pijak

inikah tanah tempat aku dilahirkan

dan inikah tanah yang kelak akan menjanjikan

terus terang

kalau aku boleh memilih

aku ingin dilahirkan di tanah suci

pun kalau mungkin ditanah dimana hak azasi dipertuan

atau ditanah dimana segala kemungkinan bisa berkembang

jangan ditanah menjijikkan ini

tanah dimana kebenaran bisa dipelintir

keadilan gampang dicampakkan

kejujuran terabaikan

semata-mata ker’na uang

hanya sebab nilai-nilai nominal lantas moral tersingkirkan

begitu tegakah menggadaikan republik ini

sampai hatikah sesama saudara saling mencakar dan mencengkeram

Tuhan pasti ta’ kan tinggal diam

sejuta malaikat-Nya telah mencatat ulah kalian

berjuta malaikat-Nya akan menurunkan azab-Nya

tidakkah tergetar hati kalian

lepada saudara-saudariku sebangsa dan setanah-air

mari kita panjatkan doa bersama dan serentak

agar kedamaian tercipta ditanah ini

berdoa dan terus berdoa

ker’ma tak ada senjata apapun yang ampuh selain doa

ker’na doa orang yang teraniaya sangat didengar Tuhan

saat ini kita semua sedang teraniaya

akibat ulah beberapa orang yang pintar cuci-tangan

tetapi mereka akan tanggung sendiri akibatnya

dan akibat itu sebenarnya tengah terjadi

sekarang ini

mereka ta’ kan bisa lepas dari kegalauan, kecemasan, ketakutan

karena doa kita semua

dari bangsa yang teraniaya.


TAGS puisi kemanusiaan


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post