Tanah Negeri Ini pada siapa akan menyerahkan pertahanan dan keamanannya kalau bukan kepada rakyatnya yang dicintainya.
Tanah Negeri Ini akankah didiamkan saja jika sejengkal saja diinjak dan terinjak oleh orang yang tidak dikehendaki.
Tanah Negeri Ini adalah tanah kita semua, tanah tumpah darah kita, tanah Pertiwi yang jadi rebutan segala bangsa.
Merujuk pada TNI (Tanah Negeri Ini) maka kita semua akan terkesima sekaligus seperti baru tergugah dibangunkan dari tidur pulas. Betapa tidak kita seolah baru sadar bahwa sebenarnya kita telah lena, lengah, pasif terhadap kondisi keamanan negara karena terlalu asyik berpolitik (dalam negeri) dengan segala macam acuan misi & visi yang akhirnya membuyarkan perhatian kita terhadap kemungkinan masuknya anasir asing. Atau mungkin juga telah dikondisikan sebelumnya (oleh entah siapa) agar kita sibuk sendiri dengan urusan diri sendiri didalam negeri sehingga masalah pertahanan & ketahanan negara terabaikan.
Jujur saja, kita tidak menutup mata, berapa dekade pemerintahan di republik ini Angkatan Bersenjata selalu disudutkan dengan alternatief minimnya anggaran yang seharusnya menjadi Porsi Utama sebagai negera Yang Merdeka & Yang Berdaulat. Prajurit kita yang setia, patuh & taat pada UUD ‘45 & Pancasila tidak bicara banyak. Mereka manut saja. Sementara para ellite politik asyik sendiri membicarakan masalah kenegaraan (diluar pertahanan & keamanan) yang katanya demi Rakyat.
TNI menjadi terabaikan. Namun mereka masih memiliki sikap joang dan semangat ‘45. Tetapi apakah cukup hanya dengan semangat joang dan mental baja untuk mempertahankan negeri ini? Apakah anggaran negara akan rugi banyak jika pertahanan & keamanan diberikan prioritas yang semestinya? Ambil uang rakyat yang hilang entah kemana (BLBI) lalu berikan itu kepada Angkatan Bersenjata. Bukankah kita dulu pernah disegani oleh negara-negara Asean? Sekarang justru sebaliknya, negara kita dicuri kekayaan alamnya, laut kita dimasuki seenaknya, udara kita dirambah semau-maunya tanpa kita bisa berbuat banyak hanya karena peralatan & persenjataan. Prajurit kita jauh lebih tangguh karena lahir dari rakyat. Prajurit kita jauh lebih tegar dan siap mati demi Ibu Pertiwi. Tapi persenjataannya, perlengkapannya, peralatannya?
Apakah akan dibiarkan prajurit-prajurit kita tewas dimedan tempur dengan hanya bersenjata bamboe roencing? Apakah kita takut dikatakan negeri ini militerisme? Pengaruh asing agaknya mampu mengkebiri pertahanan dan keamanan kita sehingga sampai sekarang tak ada perhatian lebih untuk Angkatan Bersenjata kita. Dan akibatnya, sekarang kita seperti baru tergugah dari tidur panjang, ternyata memang angkatan perang kita lemah dalam masalah persenjataan & peralatan, tetapi untuk tekad dan berani mati demi membela NKRI tak perlu diragukan lagi.
Kepada siapa saja yang nanti memimpin negeri, hendaknya berpalinglah kepada angkatan bersenjata kita, sebab siapa yang akan maju kemedan tempur jika bukan para prajurit andalan kita. Jangan takut dikatakan membangun militerisme, karena memang suatu negara betapapun akan tergantung kepada tentara untuk kehidupan nyaman dan tenteram. Jangan lagi menunggu adanya kecelakaan saat latihan tempur. Prajurit kita sudah terlalu lama menantikan adanya persenjataan dan peralatan yang baru, latihan tempur modern, latihan tempur lintas pulau (bukankah negara ini adalah negara kepulauan?).
Tulisan ini tidak bermaksud mendiskreditkan siapa-siapa. Tulisan ini hanya sekedar menyentuh hati nurani dan kalbu yang paling dalam; apakah kita akan biarkan negara lain menjarah satu persatu kepulauan di NKRI?
Jangan asyik dikandang sendiri sementara diluar pihak lain sudah gemes ingin mencabik-cabik kandang kita. Yang mesti kita waspadai adalah, adanya anasir-anasir asing yang mempengaruhi kita hanya untuk memporak-porandakan negeri ini baik dalam bidang Politik, Ekonomi, Budaya, Sosial serta Pertahanan & Kemananan.
Kembalilah kepada UUD ‘45 & Pancasila!
Tags: Pertahanan. Kemananan. Aman. Nyaman.
Posted in Kehidupan. Perjuangan.
2 Responses to “Tanah Negeri Ini”
Search
Featured Video
Komentar Terakhir
-
mazznoer:
Tegakkan keadilan di Indonesia seadil-adilnya... -
bingung:
nice post... salam kenal ya :) s... -
Meutia Rahmah:
Perbaiki ibadah yang belum mantap. Dijamin ha... -
Meutia Rahmah:
Iya nih. Aku kadang benci sama negri sendiri.... -
rhadyan:
maaf lahir batin juga bro..untung nurdin mt d...
Hot Topics
- TERORISM, SAPA TAKUT!
27 comments received - " DUARIBUDUABELAS "
6 comments received - POTRET SEORANG PEJUANG
6 comments received - YANG MERDEKA - YANG BERDAULAT
5 comments received - ALAM MAYA
4 comments received
Tags
- Add new tag Human Interes Human Interest Kemiskinan. Resesi Global. latihan Masyarakat & Situasinya melatih diri Misteri. Pelatihan diri Pertahanan. Kemananan. Aman. Nyaman. Pertahanan Negeri Petualangan Petualangan. Alam. Pribadi. Kepribadian. Berkembang. Perkembangan Puisi puisi kemanusiaan Sekolah Gratis Sikap hidup Sosial kemasyarakatan
Kategori
- remaja (2)
- kaum muda (15)
- orangtua) (1)
- ketrampilan (2)
- Masyarakat. Kondisi sosial. (29)
- Kehidupan. Perjuangan. (35)
- Cinta. Asmara. Cita-cita. (4)
- Umum (anak (3)
Arsip
- Maret 2011 (2)
- Februari 2011 (1)
- Agustus 2010 (3)
- April 2010 (1)
- Januari 2010 (2)
- Desember 2009 (8)
- Nopember 2009 (8)
- September 2009 (5)
- Agustus 2009 (11)
- Juli 2009 (18)
- Juni 2009 (10)
- Mei 2009 (17)
SALAM SUPER & ACTION !!! (^_^)
Betul mbah, salam super action balik. Wuah, kayaknya pilpres bakalan rame ya…
Mari kita benahi negeri!
SemoGa KiTa bisa memperTahNkaN negEri tercinTa Ini..
Sebaiknya jgn semoga, tapi: HARUS! Nah, tergantung deh sama pemimpin yg bentar lg dipilih & terpilih… heheee…
Salam hangat!